
Pemerintah Indonesia kembali memberikan peluang besar bagi para tenaga kesehatan yang ingin mengembangkan karir di luar negeri dengan membuka lowongan kerja ke Jepang melalui program Government to Government (G to G). Program ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak akan tenaga profesional di sektor kesehatan Jepang, di mana Indonesia memiliki banyak perawat dan careworker yang berkualitas.
Keistimewaan dari program ini adalah pemerintah mengizinkan pendaftaran bagi pelamar yang berusia hingga 35 tahun pada 31 Mei 2025. Hal ini memberikan kesempatan bagi banyak tenaga kesehatan yang sebelumnya mungkin merasa terhambat oleh batasan usia. Proses pendaftaran akan berlangsung hingga 31 Mei 2025, dan ditargetkan pelamar yang berhasil akan ditempatkan pada tahun 2026 pada Batch 19 program ini.
Dua posisi yang ditawarkan dalam program ini meliputi Nurse (Kangoshi) dan Careworker (Kaigofukushishi). Untuk mendaftar sebagai Careworker, pelamar harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:
– Berusia maksimal 35 tahun pada 31 Mei 2025.
– Lulusan D3 Keperawatan, D4 Keperawatan, S1 Keperawatan, atau D3 non-Keperawatan dengan sertifikat careworker dari lembaga pelatihan.
– Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Jepang setara N5 dari lembaga resmi.
– Menandatangani surat pernyataan kesediaan untuk ditempatkan di Jepang.
Sementara itu, untuk posisi Nurse (Kangoshi), persyaratan yang harus dipenuhi adalah:
– Berusia maksimal 35 tahun pada 31 Mei 2025.
– Lulusan D3 Keperawatan, D4 Keperawatan, atau S1 Keperawatan plus Ners.
– Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
– Memiliki pengalaman kerja sebagai perawat minimal 2 tahun.
– Mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Jepang setara N5 dari lembaga resmi.
Selain itu, terdapat juga syarat umum yang harus dipenuhi oleh semua pelamar, yang mencakup dokumen identitas, dokumen pendidikan, dokumen pendukung, foto terbaru, dan surat pernyataan kesediaan untuk mengikuti proses seleksi tanpa mengundurkan diri setelah lulus.
Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui platform SISKOP2MI. Berikut adalah langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mendaftar:
1. Buat akun di platform SISKOP2MI dengan mengisi data diri lengkap.
2. Aktivasi akun melalui email yang dikirim oleh sistem.
3. Login ke SISKOP2MI dan pilih lowongan kerja G to G Jepang.
4. Unggah dokumen sesuai persyaratan yang ditentukan.
5. Verifikasi dokumen di lokasi BP3MI yang telah dipilih.
6. Setelah submit, pelamar akan menerima surat lamaran ber-QR Code sebagai tanda pendaftaran.
Pendaftaran dibuka dari 1 Februari hingga 31 Mei 2025, hingga pukul 23:59 WIB. Bagi peserta yang lulus seleksi, mereka diharuskan mengikuti tes kemampuan bahasa Jepang setara N5. Peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pelatihan bahasa Jepang di Indonesia selama 6 bulan dan harus mencapai level N4 sebelum berangkat ke Jepang. Penting untuk dicatat, jika peserta mengundurkan diri setelah lulus seleksi, mereka tidak akan dapat mengikuti program G to G ke Jepang selama 2 tahun ke depan.
Peluang ini menjadi kesempatan emas bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk meraih pengalaman internasional dan meningkatkan kompetensi mereka di kancah global. Dengan kebutuhan akan tenaga kesehatan yang terus meningkat di Jepang, program ini diharapkan dapat membantu mengisi kekosongan tersebut, sekaligus memberikan manfaat bagi tenaga kesehatan Indonesia dalam mengembangkan karir dan meningkatkan kesejahteraan mereka.