Perusahaan layanan TI asal Tiongkok, Unisplendour Corp., tengah mempersiapkan langkah strategis untuk mencatatkan sahamnya yang kedua di Hong Kong. Menurut beberapa sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, perusahaan ini telah menunjuk BNP Paribas SA, China Merchants Bank International, dan CSC Financial Co. sebagai penjamin utama untuk penawaran umum saham perdana (IPO) yang diperkirakan dapat mengumpulkan dana sekitar $1 miliar.
Pihak Unisplendour mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan penelitian mengenai pembiayaan ekuitas di pasar modal Hong Kong sebagai upaya untuk mempercepat pengembangan bisnis internasional mereka. Dalam sebuah pengajuan di Bursa Saham Shenzhen, perusahaan tersebut mencatat bahwa mereka belum memiliki rencana konkret dan tidak menetapkan jadwal tertentu terkait IPO ini.
Sebagai catatan, Unisplendour merupakan salah satu dari sejumlah perusahaan Tiongkok yang terdaftar di bursa mainland dan saat ini tengah mempertimbangkan langkah untuk menjual saham di Hong Kong. Tren ini muncul akibat kebijakan pemerintah Tiongkok yang membatasi penjualan saham dalam negeri untuk menopang pasar ekuitas, di mana otoritas lokal juga mendorong pencatatan saham di Hong Kong.
Banyak perusahaan lain juga berupaya mengikuti langkah Unisplendour, termasuk raksasa pembuat baterai Contemporary Amperex Technology Co. Ltd., produsen obat Jiangsu Hengrui Pharmaceuticals Co., dan perusahaan bumbu Foshan Haitian Flavouring & Food Co. Pendekatan strategis ini diharapkan dapat membantu Hong Kong bangkit dari situasi perlambatan aktivitas ekonomi.
Melihat proyeksi yang ada, hasil penggalangan dana IPO di Hong Kong diprediksi dapat berlipat ganda menjadi lebih dari $22 miliar tahun ini. Hal ini disebabkan oleh persetujuan lebih banyak pencatatan saham oleh China, serta kenaikan indeks Hang Seng yang telah meningkat sekitar 17% pada tahun 2025. Data ini diungkap oleh Bloomberg Intelligence dan menunjukkan optimisme terhadap valuasi yang lebih tinggi di pasar.
Unisplendour bukan hanya terlibat dalam layanan TI seperti pengembangan perangkat lunak dan komputasi awan, tetapi juga memproduksi peralatan penting seperti server dan sistem penyimpanan data. Saham Unisplendour di Bursa Shenzhen telah meningkat sebesar 12% tahun ini, yang memberikan nilai pasar perusahaan sekitar 90 miliar yuan atau setara dengan $12,3 miliar.
Perkembangan IPO ini membawa harapan baru bagi pasar Hong Kong yang sebelumnya mengalami penurunan aktivitas. Dengan semakin banyak perusahaan Tiongkok yang merambah ke bursa Hong Kong, hal ini menunjukkan potensi pertumbuhan yang menjanjikan di kawasan tersebut. Dengan belum adanya respons resmi dari pihak bank mengenai kerjasama ini, langkah Unisplendour tetap ditunggu-tunggu oleh para investor dan pelaku pasar.
Kesuksesan IPO di Hong Kong dapat menjadi katalisator bagi lebih banyak perusahaan yang berencana mengikuti jejak Unisplendour, dan dengan demikian memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat finansial yang vital di kancah internasional. Dalam konteks ini, Unisplendour diharapkan mampu memanfaatkan momentum pertumbuhan pasar dan menghasilkan keuntungan yang berkelanjutan dari daftar sahamnya yang baru.