
Ketika berbicara tentang laptop gaming, dua hal yang sering kali sulit ditemukan bersamaan adalah kinerja tinggi dan masa pakai baterai yang lama. Meski demikian, berdasarkan pengujian terbaru yang dilakukan terhadap lebih dari 40 laptop gaming, sebagian besar dari mereka mampu memberikan setidaknya satu setengah jam penggunaan saat bermain game. Penemuan ini membuka mata bagi para gamer yang mendambakan performa tanpa harus terikat oleh kabel pengisi daya.
Dalam pengujian tersebut, berbagai merek terkenal seperti Razer, Asus, Lenovo, Gigabyte, dan MSI diuji dengan komponen yang beragam. Kebanyakan laptop yang diuji dilengkapi dengan kartu grafis RTX seri 40, dan prosesor terbaru yang datang dengan RTX seri 50 diharapkan dapat memperluas perspektif kinerja baterai untuk model-model mendatang. Pengujian dilakukan menggunakan metode PCMark yang mengukur masa pakai baterai saat menjalankan uji beban 3DMark Fire Strike secara berulang.
Ketahanan baterai laptop gaming tidak hanya tergantung pada komponen yang digunakan, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya seperti Thermal Design Power (TDP) dari GPU dan ukuran baterai itu sendiri. Dalam banyak kasus, laptop dengan GPU yang lebih kuat seperti RTX 4090 dapat memberikan masa pakai baterai yang lebih baik jika dilengkapi baterai besar, seperti 99,9 Whr, yang mampu mengurangi konsumsi daya dalam mode penghematan. Sebaliknya, laptop dengan RTX 4050 dan baterai lebih kecil, seperti 60 Whr, mungkin tidak memiliki performa yang sama, meski dari segi spesifikasi tampak menjanjikan.
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah hasil pengujian masa pakai baterai dari beberapa laptop gaming terkini:
- Razer Blade 15: Memiliki baterai 99,9 Whr yang memberikan daya tahan luar biasa, meski dibebani dengan GPU yang kuat.
- Asus ROG Zephyrus G14: Mampu bertahan cukup lama dalam mode gaming berkat kombinasi komponen yang efisien.
- Gigabyte Aorus 15: Dikenal dengan performa tinggi, tetapi juga mempertimbangkan efisiensi daya yang baik.
- Lenovo Legion 5 Pro: Menawarkan kinerja sangat kompetitif dalam pengalaman gaming dengan hasil baterai yang memuaskan.
- MSI Stealth 15M: Meskipun tipis dan ringan, laptop ini mampu memberikan masa pakai baterai yang solid.
Penting untuk dipahami bahwa semakin besar kapasitas baterai, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan masa pakai lebih lama, asalkan pengelolaan daya dilakukan dengan baik. Meskipun baterai di bawah 100 Wh sudah diperbolehkan dalam penerbangan, alat di atas ukuran tersebut memerlukan persetujuan khusus.
Tepatnya, batas maksimal kapasitas baterai untuk penggunaan komersial di udara adalah 100 Wh. Menurut peraturan Administrasi Penerbangan Federal AS, baterai di atas 160 Wh tidak diizinkan. Hal ini menegaskan pentingnya kapasitas baterai dalam desain laptop gaming.
Sebelum membeli laptop gaming, calon pembeli diarahkan untuk memahami spesifikasi teknis dan bagaimana perbandingan kinerja baterai berbagai model. Dengan berbagai kriteria seperti penggunaan GPU dan ukuran baterai menjadi faktor penentu, penting untuk menyelidiki lebih dalam atau mengandalkan review yang sudah ada. Oleh karena itu, hasil pengujian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para gamer yang mencari laptop gaming tidak hanya untuk performa, tetapi juga untuk masa pakai baterai yang lebih baik.