Bisnis

Silicon Valley: Investasi Besar untuk Robot Humanoid, Butuh Dekade!

Perkembangan robot humanoid di Silicon Valley menarik perhatian banyak pihak. Dengan perusahaan-perusahaan besar seperti Amazon, Google, Microsoft, dan Tesla berinvestasi dalam teknologi ini, harapan untuk melihat robot humanoid yang benar-benar berfungsi dalam kehidupan sehari-hari mulai muncul. Namun, pencapaian ini tidak akan terjadi dalam waktu dekat; bahkan bisa memakan waktu beberapa dekade untuk mewujudkannya.

Robot humanoid menjanjikan berbagai cara untuk memfasilitasi kehidupan sehari-hari, mulai dari mengerjakan pekerjaan rumah tangga hingga merawat orang tua dan penyandang disabilitas. “Kita membutuhkan banyak tenaga kerja untuk merawat populasi yang menua dan penyandang disabilitas. Biaya untuk memberikan perawatan tersebut sangat besar, dan kita tidak bisa memenuhi kebutuhan semua orang,” ungkap Chad Jenkins, profesor robotika di Universitas Michigan. Dia menekankan, robot dapat meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas di masyarakat.

Namun, meskipun terdapat kemajuan yang pesat dalam teknologi robotika, sejumlah tantangan masih harus dihadapi sebelum robot humanoid dapat diimplementasikan secara luas. Beberapa robot kontemporer, seperti Optimus dari Tesla dan Digit dari Agility AI, mampu berinteraksi dengan lingkungan mereka dengan cara yang mirip manusia. Mereka dapat mengambil dan memindahkan objek dengan tangan buatan yang dirancang untuk tidak merusak barang saat digenggam.

Untuk membuat robot ini berfungsi dengan baik, mereka perlu dilengkapi dengan kemampuan visual dan pemahaman konteks dari objek di sekitar. Proses ini dikenal dengan istilah "affordance," yang merujuk pada kemampuan robot untuk memahami fungsi objek yang mereka lihat. Jenkins menjelaskan, “Ketika saya melihat cangkir saya, saya tahu saya bisa menggenggam pegangan dan meminumnya. Itulah konsep yang harus diajarkan kepada robot.”

Berikut adalah tantangan spesifik yang dihadapi dalam pengembangan robot humanoid:

  1. Pelatihan Interaksi: Robot perlu diajarkan bagaimana cara berinteraksi dengan objek di dunia nyata. Ini dilakukan melalui dua metode utama: teleoperasi, di mana manusia menunjukkan gerakan yang diinginkan kepada robot, dan simulasi, yang menciptakan skenario digital untuk mengajarkan perilaku pada robot.

  2. Keamanan dan Keandalan: Robot humanoid harus aman digunakan di rumah. Jika robot jatuh, baik biaya perbaikannya maupun potensi bahaya bagi penghuni menjadi perhatian yang serius. “Keandalan robot humanoid masih membutuhkan banyak pekerjaan,” kata Ye Zhao, asisten profesor di Georgia Tech.

  3. Biaya dan Daya Tahan: Saat ini, robot humanoid harganya mencapai puluhan ribu dolar dan tidak berfungsi dalam jangka waktu yang lama sebelum perlu diisi ulang. Agrawal, seorang profesor di MIT, mengemukakan, “Belum ada perangkat keras humanoid yang dapat dibeli dan dianggap dapat diandalkan.”

  4. Penggunaan Energi dan Panas: Banyak robot yang mengeluarkan panas berlebih dan tidak dapat bergerak dalam waktu lama. Hal ini membatasi jangkauan dan frekuensi penggunaannya dalam situasi nyata.

  5. Simulasi versus Realitas: Menciptakan simulasi yang mencerminkan kenyataan dengan akurat adalah suatu tantangan. Terdapat banyak aspek dari dunia fisik yang sulit untuk disimulasikan dengan tepat, seperti benda yang lentur atau deformable.

Meskipun gambaran masa depan dengan robot humanoid sangat menjanjikan, kita perlu bersabar. Belum ada robot humanoid siap pakai yang dapat dibeli di pasaran, dan kemajuan signifikan masih diperlukan untuk mengatasi tantangan-tantangan teknis yang ada. Dalam waktu dekat, robot rumahan yang mungkin paling mendekati penggunaan sehari-hari adalah perangkat sederhana seperti Roomba. Dengan berbagai kemajuan yang terus dilakukan, dunia teknologi diharapkan dapat melihat langkah-langkah progresif menuju realisasi robot humanoid yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Hendrawan adalah penulis di situs spadanews.id. Spada News adalah portal berita yang menghadirkan berbagai informasi terbaru lintas kategori dengan gaya penyajian yang sederhana, akurat, cepat, dan terpercaya.

Berita Terkait

Back to top button