Kesehatan

Setop Merokok: Produk Tembakau Alternatif sebagai Alat Bantu

JAKARTA – Keberhasilan program pemberantasan kebiasaan merokok menjadi tantangan yang dihadapi banyak negara, termasuk Indonesia. Keterikatan perokok pada rokok konvensional seringkali membuat mereka kesulitan untuk menghentikan kebiasaan tersebut secara langsung. Namun, menurut para ahli, produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik, dapat berfungsi sebagai alat bantu untuk membantu proses berhenti merokok.

Jeffrey Ariesta Putra, seorang praktisi kesehatan, mengatakan bahwa banyak perokok merasakan kesulitan saat mencoba menghentikan kebiasaan merokok mereka. “Saya sulit meminta pasien secara mendasar untuk berhenti merokok, karena sudah menjadi kebiasaan, dan banyak edukasi tentang bahaya merokok yang belum mencukupi,” ujarnya dalam keterangannya. Dia menekankan perlunya metode transisi yang efektif agar perokok tidak kembali ke kebiasaan lama mereka.

Salah satu solusi yang muncul adalah penggunaan produk tembakau alternatif. Jeffrey menyebut rokok elektronik sebagai salah satu alternatif yang bisa menjadi substitusi bagi perokok. Namun, dia juga menyoroti masalah harga. Menurutnya, produk tembakau alternatif sering kali memiliki harga yang lebih mahal ketimbang rokok konvensional, yang dapat menghalangi perokok untuk beralih ke pilihan yang lebih aman.

Dalam konteks ini, kebijakan pemerintah sangat penting untuk menciptakan aksesibilitas bagi produk tembakau alternatif. Jeffrey berpendapat bahwa pemerintah perlu memberikan insentif untuk mendorong perokok beralih ke produk yang lebih rendah risikonya. “Saat ini, masyarakat masih tertarik dengan rokok konvensional karena produk substitusi cenderung memiliki harga yang mahal,” ungkapnya.

Data dari studi yang dipublikasikan oleh JAMA Network menunjukkan bahwa di Inggris, produk tembakau alternatif menjadi alat bantu berhenti merokok yang paling populer. Studi tersebut melibatkan 25.094 perokok berusia minimal 16 tahun, dan mengungkapkan bahwa rokok elektronik merupakan alat bantu yang paling umum digunakan, dengan persentase mencapai 40,2% selama periode 2023-2024. Laporan tersebut mencatat bahwa upaya berhenti merokok yang dibantu oleh rokok elektronik lebih mungkin berhasil dibandingkan dengan metode lainnya.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait produk tembakau alternatif sebagai alat bantu berhenti merokok:

  1. Rokok Elektronik Sebagai Substitusi: Rokok elektronik dapat menjadi alternatif bagi perokok yang ingin mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok.

  2. Keterjangkauan Harga: Produk tembakau alternatif sering kali lebih mahal, dan ini menjadi salah satu hambatan utama bagi perokok untuk beralih.

  3. Dukungan Kebijakan Pemerintah: Kebijakan yang mendukung aksesibilitas produk tembakau alternatif dapat membantu perokok untuk beralih ke pilihan yang lebih baik.

  4. Studi di Inggris: Penelitian menunjukkan bahwa produk tembakau alternatif, khususnya rokok elektronik, terbukti menjadi alat bantu berhenti merokok yang efektif.

  5. Peran Edukasi: Edukasi mengenai bahaya merokok dan manfaat dari produk tembakau alternatif menjadi sangat penting dalam membantu perokok untuk lebih memahami pilihan yang ada.

Melihat data dan pendapat ahli, tampak terlihat bahwa produk tembakau alternatif, jika digunakan dengan tepat dan didukung oleh kebijakan yang sesuai, dapat menjadi alat bantu yang efektif untuk mendorong perokok agar mengurangi atau bahkan menghentikan kebiasaan merokok. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai berbagai pilihan, perokok mungkin akan lebih termotivasi untuk melakukan perubahan yang diperlukan demi kesehatan mereka dan masyarakat secara keseluruhan.

Hendrawan adalah penulis di situs spadanews.id. Spada News adalah portal berita yang menghadirkan berbagai informasi terbaru lintas kategori dengan gaya penyajian yang sederhana, akurat, cepat, dan terpercaya.

Berita Terkait

Back to top button