
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tetap berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas berat. Di tahun 2025, Program Keluarga Harapan (PKH) menjadi salah satu program unggulan yang diharapkan dapat membantu keluarga-keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka, serta meningkatkan akses pendidikan dan kesehatan.
Berdasarkan informasi resmi, bantuan sosial untuk penyandang disabilitas berat di bawah program PKH ditetapkan sebesar Rp600.000 per tahap. Dalam satu tahun, penerima akan mendapatkan total bantuan mencapai Rp2.400.000, yang akan disalurkan dalam empat tahap, yakni setiap tiga bulan sekali. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat memberikan dukungan finansial yang berkelanjutan bagi penyandang disabilitas dan keluarganya.
Jadwal pencairan untuk tahap pertama bansos PKH pada tahun 2025 dijadwalkan pada bulan Januari. Proses pencairan bantuan dilakukan secara bertahap sesuai dengan penjadwalan yang ditentukan oleh Kemensos dan pemerintah daerah. Dana bantuan akan ditransfer melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), yang dapat dicairkan di bank-bank penyalur seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan juga Bank Syariah Indonesia (BSI) untuk wilayah Aceh.
Untuk dapat menerima bantuan ini, beberapa syarat harus dipenuhi oleh calon penerima. Diantaranya adalah:
1. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.
2. Memiliki kondisi disabilitas berat yang menghambat aktivitas sehari-hari secara mandiri.
3. Berada dalam keluarga miskin yang telah memenuhi syarat penerima PKH.
4. Memiliki Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang valid.
Dengan adanya syarat-syarat ini, pemerintah bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan secara tepat sasaran kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.
Bagi penerima yang ingin mengecek status pencairan serta kepesertaan mereka dalam program PKH, dapat mengikuti langkah-langkah berikut:
1. Kunjungi situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
2. Isi data diri sesuai dengan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa tempat tinggal.
3. Masukkan nama lengkap sesuai dengan KTP.
4. Masukkan kode verifikasi yang tertera di layar.
5. Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian.
Jika terdaftar sebagai penerima, informasi terkait jadwal pencairan dan bank penyalur akan ditampilkan. Penting bagi penerima untuk selalu memeriksa situs resmi atau menghubungi pihak berwenang guna mendapatkan informasi terbaru mengenai pencairan bansos PKH.
Melalui upaya ini, pemerintah berharap dapat memberikan perhatian yang lebih besar kepada penyandang disabilitas berat, serta meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan bantuan yang diterima, diharapkan dapat membantu penyandang disabilitas dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menciptakan kondisi yang lebih baik untuk perkembangan mereka dan keluarga. Program Bansos PKH untuk penyandang disabilitas berat ini adalah salah satu langkah penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih inklusif dan berkeadilan.