
Hasil laporan keuangan Salesforce Inc. yang dijadwalkan diumumkan pada hari Rabu ini menjadi fokus utama bagi investor dan analis di pasar saham. Laporan ini dianggap sebagai momen penting untuk menguji potensi kebangkitan saham perusahaan, terutama terkait dengan produk inovatif mereka, yaitu AI agents. Salesforce merupakan salah satu perusahaan terdepan dalam pengembangan alat perangkat lunak yang dirancang untuk melakukan proses multi-langkah secara otomatis tanpa memerlukan supervisi manusia.
Salesforce meluncurkan produk Agentforce pada bulan Oktober lalu, diikuti dengan pembaruan yang sukses pada bulan Desember. Laporan keuangan mendatang diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas tentang penerimaan dan potensi produk ini di pasar. Sejumlah analis meyakini bahwa jika hasilnya positif, hal tersebut tidak hanya akan menghidupkan kembali saham yang telah mengalami penurunan, tetapi juga memberikan kepastian kepada investor bahwa AI mampu mendorong pertumbuhan dan efisiensi yang lebih luas.
Clayton Allison, manajer portofolio di Prime Capital Financial, menekankan pentingnya hasil kuartal ini. “AI agents kini berada di garis depan perdagangan perangkat lunak, dan ini adalah kuartal pertama di mana kami seharusnya melihat angka yang nyata,” ujarnya. Menurutnya, banyak pihak yang mempertanyakan apakah investasi dalam AI selama ini sepadan. Jika Salesforce mampu menunjukkan hasil yang nyata dari produk AI-nya, maka hal itu bisa memperkuat argumen bahwa sektor teknologi layak mendapatkan valuasi yang tinggi.
Sejak laporan sebelumnya yang lebih baik dari ekspektasi pada metrik kunci, saham Salesforce telah turun sebesar 16%. Saat ini, saham perusahaan tersebut tertekan, mengalami penurunan hampir 8% di tahun ini dan mencapai penutupan terendah sejak bulan November. Namun, meskipun mengalami penurunan, perusahaan ini tetap dianggap sebagai posisi yang baik untuk menerapkan AI agents dalam perangkat lunaknya untuk berbagai fungsi, termasuk layanan pelanggan, penjadwalan, dan penilaian prospek.
Daftar berikut menunjukkan beberapa faktor yang berkontribusi pada harapan mengenai potensi AI agents Salesforce:
1. Agentforce yang inovatif: Produk ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi dengan mengotomatisasi proses.
2. Penerimaan pasar: Investor dan analis memantau bagaimana pelanggan mengadopsi layanan ini.
3. Dukungan dari Wall Street: Beberapa analis dari Morgan Stanley dan Scotiabank optimis bahwa Salesforce berada di jalur yang tepat untuk memanfaatkan pergeseran menuju Komputasi Agen.
4. Beberapa perusahaan perangkat lunak lainnya juga menunjukkan kinerja baik, dengan 75% dari mereka melampaui ekspektasi laba, memberikan konteks positif bagi industri.
Meskipun ada banyak harapan terkait dengan Agentforce, beberapa analis juga bercampur aduk mengenai potensi pertumbuhan jangka pendek. Banyak pelanggan masih berada dalam tahap pengujian produk. Dengan manajemen baru yang ada, ada kemungkinan strategi perusahaan tidak akan terlalu agresif dalam menetapkan proyeksi ke depan.
Di tengah semua ketidakpastian ini, saham Salesforce diperdagangkan pada 27 kali estimasi laba, yang dianggap relatif murah dibandingkan dengan rata-rata 10 tahun perusahaan tersebut. Menariknya, saham ini juga 30% di bawah target harga rata-rata, yang memberikan peluang pengembalian investasi yang cukup tinggi dalam 12 bulan ke depan. Eric Clark, manajer portofolio di Accuvest Global Advisors, menyatakan harapannya bahwa saham Salesforce bisa mencapai lebih dari $500 dalam dua tahun ke depan.
Dalam rangka menguatkan ekspektasi ini, Clark juga menekankan pentingnya potensi jangka panjang dari Agentforce. “Salesforce selalu memiliki hubungan yang kuat dengan pelanggan, dan Agentforce bisa menjadi ‘superglue’ yang membangun momentum besar,” ujarnya, menambahkan bahwa meski mungkin akan memakan waktu lebih lama dari yang diharapkan, ada keyakinan bahwa ini akan menjadi bagian yang signifikan dari bisnis perusahaan di masa depan.
Dengan laporan yang akan datang, semua mata kini tertuju pada Salesforce. Hasil yang memuaskan tidak hanya dapat memberikan lonjakan pada harga saham, tetapi juga dapat memberikan sinyal positif tentang masa depan teknologi AI dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi berbagai sektor industri.