Olahraga

PSBS Biak Rotasi Tim Kepelatihan untuk Perbaiki Kinerja Tim

PSBS Biak melakukan langkah signifikan dalam upaya memperbaiki kinerja tim dengan melakukan rotasi di jajaran kepelatihan dan manajerial. Langkah ini mencakup penunjukan Regi Aditya sebagai manajer dan pelatih baru, Marcos Guillermo Samso, yang diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam performa tim. Keputusan ini diambil setelah adanya rapat klub yang dipimpin oleh Presiden PSBS, Yan Permenas Mandenas.

Yan menyatakan, "Tujuan kita satu, ingin memperbaiki kinerja tim agar ke depan makin baik, kompak, dan PSBS semakin solid." Pernyataan ini menggambarkan motivasi utama dari rotasi pelatih dan penunjukan baru untuk membangun fondasi yang lebih kuat bagi PSBS.

Sebelumnya, pelatih PSBS, Emral, digeser untuk mengisi posisi Direktur Teknik di klub, sementara Ellie Aiboy, yang sebelumnya menjabat sebagai asisten pelatih, kini memiliki kepercayaan baru sebagai pelatih tim Elite Pro Academy (EPA). Dalam tugas barunya, Emral dan Ellie diharapkan dapat berkontribusi lebih dalam pengembangan bakat muda dan menciptakan kaderisasi yang baik menuju tim senior.

Rotasi ini diyakini penting untuk menjawab kebutuhan tim yang saat ini sedang berjuang di kompetisi Liga 1. “Pengelolaan EPA harus dilakukan mandiri oleh PSBS sehingga dibutuhkan Direktur Teknik dan pelatih yang tepat,” lanjut Yan, menggarisbawahi pentingnya manajemen yang kuat dalam menjawab tantangan yang dihadapi.

Berikut beberapa poin penting terkait rotasi dan tujuan jangka pendek PSBS:

  1. Manajerial: Regi Aditya diangkat sebagai manajer baru tim.
  2. Pelatih Kepala: Marcos Guillermo Samso ditunjuk untuk memimpin tim dengan dukungan para asisten pelatih berpengalaman.
  3. Peran Baru: Emral ditugasi sebagai Direktur Teknik untuk meningkatkan kualitas pengembangan pemain, sementara Ellie Aiboy bertanggung jawab atas tim EPA.
  4. Kaderisasi Pemain Muda: Fokus utama adalah menyiapkan talenta muda untuk bersaing di level senior melalui program yang sistematis.

Tim berjuluk Badai Pasifik ini saat ini menempati posisi ke-12 dalam klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 28 poin dari 21 pertandingan. Dalam upaya untuk memperbaiki posisi tersebut, PSBS harus menghadapi empat laga krusial ke depan. “Sisa 13 laga ke depan menjadi bagian penting untuk mengamankan posisi PSBS agar lebih baik,” tandas Yan.

Menjelang laga selanjutnya, PSBS akan melakukan tur ke Jawa Timur, menghadapi Madura United di Stadion Gelora Bangkalan pada 8 Februari dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo pada 15 Februari. Pertemuan ini menjadi momen krusial bagi tim yang ingin meraih hasil positif dan memperbaiki posisi di klasemen.

Keputusan untuk melakukan rotasi dan penunjukan pelatih baru mencerminkan ambisi klub untuk tidak hanya bertahan di kompetisi liga tetapi juga memperjuangkan performa yang lebih baik di masa depan. Dengan dukungan manajerial yang baru dan struktur pelatih yang solid, diharapkan PSBS Biak dapat menemukan ritme permainan yang lebih baik dan membangun tim yang lebih kompak demi mencapai prestasi maksimal.

Hendrawan adalah penulis di situs spadanews.id. Spada News adalah portal berita yang menghadirkan berbagai informasi terbaru lintas kategori dengan gaya penyajian yang sederhana, akurat, cepat, dan terpercaya.

Berita Terkait

Back to top button