
Minggu mendatang, pengamat langit di seluruh dunia akan disuguhkan dengan fenomena langit yang istimewa, yakni parade planet yang melibatkan tujuh planet yang akan terjajar dalam satu garis. Fenomena ini dijadwalkan akan mencapai puncaknya pada tanggal 28 Februari 2025, memberikan peluang langka bagi para penggemar astronomi dan masyarakat umum untuk menyaksikan tata suari dengan cara yang belum pernah dilakukan sejak lama.
Observasi terhadap parade planet ini mulai dilakukan di sejumlah lokasi pada awal bulan Februari. Khususnya, Tokyo menjadi kota pertama yang menyaksikan parade ini pada tanggal 22 Februari. Sementara itu, New York diharapkan menjadi lokasi yang mendapatkan pemandangan terbaik pada tanggal 25 Februari. Beberapa daerah di belahan dunia lainnya dapat mengharapkan pandangan optimal sebelum awal Maret.
Berdasarkan informasi dari NASA dan beberapa sumber astronomi, lima dari tujuh planet ini—Mercury, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus—akan dapat terlihat dengan mata telanjang. Sedangkan dua planet, Uranus dan Neptunus, memerlukan teleskop untuk bisa dilihat.
Untuk mempersiapkan diri melihat parade ini, berikut adalah beberapa tips yang bisa menjadi panduan:
- Waktu Pengamatan: Sebaiknya pengamat melihat ke arah langit segera setelah matahari terbenam. Saat itu, planet-planet tersebut akan muncul dalam waktu yang singkat.
- Lokasi Pemantauan: Pilih lokasi yang jauh dari polusi cahaya dan memiliki pandangan jelas ke arah cakrawala barat.
- Kondisi Cuaca: Pastikan cuaca mendukung dengan langit yang cerah agar semua planet dapat terlihat dengan optimal.
- Pengamatan dengan Teleskop: Gunakan teleskop untuk melihat Uranus yang berada di konstelasi Aries dan Neptunus di konstelasi Pisces.
Secara spesifik, dalam parade tersebut, Mars akan tampak kemerahan dan tinggi di langit, dekat dengan konstelasi Gemini. Jupiter akan tampak sedikit lebih rendah di langit, dekat dengan Taurus, dan Venus akan memancarkan cahaya paling terang, terletak di dekat konstelasi Pisces. Mercury dan Saturnus, di sisi lain, berada dekat dengan matahari dan rendah di cakrawala, sehingga lebih sulit untuk dilihat.
Fenomena ini dihasilkan dari posisi planet-planet dalam orbitnya di sekitar matahari. Setiap planet memiliki kecepatan dan jarak orbit yang berbeda, tetapi dari sudut pandang Bumi, mereka akan tampak teralignasi, menciptakan kesan visual yang spektakuler. Perlu dicatat, meskipun terlihat berjejer dalam satu garis, sesungguhnya planet-planet tersebut sangat jauh satu sama lain.
Setelah parade ini, para pengamat dapat menantikan acara serupa berikutnya pada akhir Agustus 2025, ketika empat planet dapat terlihat sebelum matahari terbit dan pada akhir Oktober 2028 dengan lima planet yang dapat diamati. Fenomena lainnya seperti penampakan individu planet yang sering terlihat—seperti Mars, Jupiter, dan Saturnus—akan tetap terjadi secara teratur di langit malam.
Dengan parade planet ini, astronomi mengingatkan kita akan tempat kita di alam semesta yang lebih luas, dan meskipun bukan kejadian sekali seumur hidup, momen seperti ini memberikan kesempatan jarang untuk melihat ke atas dan mengapresiasi keindahan alam semesta. Para pengamat memiliki peluang untuk menyaksikan keajaiban yang ditawarkan oleh langit malam, sehingga jangan lewatkan kesempatan untuk melihat parade planet pada awal 2025 mendatang.