Gadget

“Perbandingan Harga iPhone 16e: Malaysia vs Singapura, Indonesia Kecewa?”

Apple baru saja meluncurkan seri iPhone terbaru, termasuk model terbarunya yang lebih terjangkau, iPhone 16e. Ponsel ini diharapkan menarik minat berbagai kalangan dan sudah tersedia untuk preorder sejak 21 Februari 2025. Namun, dari 59 negara yang mendapatkan kesempatan untuk menjual iPhone 16e, Indonesia tidak termasuk dalam daftar tersebut. Penggemar Apple di Indonesia harus mencari alternatif di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura untuk mendapatkan perangkat ini.

Menurut informasi yang beredar, iPhone 16e ditawarkan dengan harga mulai dari US$599 atau setara Rp9,78 juta di pasar global. Namun, harga tersebut berbeda-beda di masing-masing negara. Di Malaysia, iPhone 16e dijual dengan harga paling murah 2.999 ringgit, yang berkisar sekitar Rp11 juta. Sementara itu, di Singapura, harga iPhone 16e dibanderol lebih tinggi, yaitu SGD 949, yang jika dihitung ke dalam rupiah menjadi sekitar Rp11,5 juta.

Perbandingan harga ini tentunya menawarkan pilihan bagi konsumen yang berencana membeli iPhone 16e. Secara lebih detail, berikut adalah perbandingan harga iPhone 16e di beberapa negara:

  1. Harga di Pasar Global:

    • iPhone 16e mulai dari US$599 (Rp9,78 juta).
  2. Harga di Malaysia:

    • iPhone 16e dibanderol dengan harga 2.999 ringgit (Rp11 juta).
  3. Harga di Singapura:
    • Di Singapura, ponsel ini dijual seharga SGD 949 (Rp11,5 juta).

Dengan harga yang bervariasi ini, Apple tampaknya ingin memberikan akses lebih luas kepada konsumen di Asia Tenggara untuk menikmati fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh iPhone 16e. Namun, Indonesia harus menunggu untuk mendapatkan model ini secara resmi, dan pengguna di Indonesia mungkin harus mengandalkan jalur alternatif untuk memiliki ponsel tersebut.

Lebih lanjut, iPhone 16e menawarkan spesifikasi yang cukup mengesankan meskipun harganya lebih terjangkau. Ponsel ini dilengkapi dengan variasi penyimpanan, yakni 128GB, 256GB, dan 512GB. Salah satu fitur unggulan dari iPhone 16e adalah Visual Intelligence yang dapat diakses melalui Action Button. Fitur ini tidak hanya dapat menerjemahkan atau merangkum teks melalui kamera, tetapi juga memungkinkan pengguna untuk mengetahui informasi mengenai lokasi-lokasi di sekitar mereka seperti restoran atau toko.

Dalam hal desain, iPhone 16e menandai transisi penuh Apple dari layar LCD ke layar OLED, yang menawarkan kualitas tampilan lebih baik. Ponsel ini, yang juga dilengkapi dengan prosesor A18, memiliki kamera belakang 48MP dengan berbagai fitur canggih seperti Photonic Engine dan kemampuan rekaman video Dolby Vision 4K. Baterainya cukup tahan lama, mampu memutar video hingga 26 jam, menjadikannya ideal untuk pengguna yang aktif.

Dengan peluncuran iPhone 16e, Apple terlihat membidik segmen pengguna yang mencari fitur AI mutakhir dengan harga yang lebih terjangkau. Tren peningkatan permintaan smartphone mid-range di pasar Asia Tenggara mungkin menjadi alasan di balik keputusan Apple untuk memperkenalkan model ini. Meskipun Indonesia tidak dapat membeli iPhone 16e secara langsung, potensi pasar di kawasan ini tetap menunjukkan antusiasme yang besar terhadap inovasi dari Apple.

Bagi para penikmat produk Apple di Indonesia, pilihan untuk membeli iPhone 16e di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura bisa menjadi solusi, meskipun akan ada tambahan biaya perjalanan dan pajak impor. Sementara itu, harapan agar Apple segera memperluas distribusi iPhone 16e ke Indonesia tetap ada, terlebih dengan tingginya permintaan produk-produk teknologi di tanah air.

Hendrawan adalah penulis di situs spadanews.id. Spada News adalah portal berita yang menghadirkan berbagai informasi terbaru lintas kategori dengan gaya penyajian yang sederhana, akurat, cepat, dan terpercaya.

Berita Terkait

Back to top button