
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa cadangan besar hidrogen putih mungkin tersembunyi di bawah pegunungan, memberikan harapan baru dalam upaya untuk mengatasi krisis iklim. Hidrogen putih, yang dikenal sebagai bahan bakar yang bersih dan aman, menarik perhatian sebagai alternatif potensial bagi bahan bakar fosil yang menyumbang pemanasan global. Hal ini menjadi semakin penting mengingat ketergantungan manusia pada sumber energi yang mencemari lingkungan.
Ketersediaan hidrogen putih di Bumi telah menjadi perhatian dalam beberapa dekade terakhir. Sejumlah ilmuwan, dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances, menggunakan model komputer untuk mensimulasikan pergerakan lempeng tektonik Bumi dan menemukan daerah-daerah yang memiliki kondisi sesuai untuk pembentukan hidrogen putih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegunungan seperti Pyrene dan Alpen Eropa berpotensi menjadi lokasi utama bagi cadangan hidrogen putih.
Beberapa fakta menarik tentang hidrogen putih dan potensi energinya adalah sebagai berikut:
Bahan Bakar Bersih: Hidrogen yang terbakar hanya menghasilkan air, menjadikannya sebagai alternatif yang ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan bakar fosil.
Metode Pembentukan: Hidrogen alami terbentuk melalui berbagai proses, termasuk peluruhan radioaktif di dalam kerak Bumi, serta proses serpentinisasi, di mana air berinteraksi dengan batuan kaya besi dari mantel Bumi.
Potensi Lokasi: Menurut penelitian, pegunungan seperti Himalaya, Alpen, dan Pyrene menawarkan kondisi yang ideal untuk menghasilkan hidrogen putih. Di tempat-tempat tersebut, terdapat volume besar batuan mantel yang mampu menghasilkan hidrogen pada suhu yang mendukung.
Dukungan Penelitian: Frank Zwaan, salah satu penulis penelitian, menyatakan pentingnya memahami di mana dan kapan batuan mantel terangkat ke permukaan dan dalam kuantitas yang cukup. Hal ini dapat mengarah pada eksplorasi lebih lanjut macam mana cara mengekstrak hidrogen putih secara efisien.
- Inovasi dan Investigasi: Para ilmuwan dapat merangsang proses serpentinisasi secara artifisial dengan melakukan pengeboran di area di mana batuan mantel dekat dengan permukaan dan mengalirkan air. Ini menghadirkan kemungkinan baru untuk mempercepat produksi hidrogen putih.
Geoffrey Ellis, seorang ahli geokimia yang tidak terlibat dalam penelitian ini, menggarisbawahi bahwa mekanisme yang membawa batuan mantel mendekati permukaan sudah dikenal. Namun, penelitian ini memberikan pendekatan kuantitatif untuk menilai potensi hidrogen putih di berbagai lokasi.
Meskipun ada banyak langkah yang harus diambil untuk mengembangkan industri hidrogen putih yang layak, seperti menciptakan metode ekstraksi yang andal dan infrastruktur untuk penyimpanan dan transportasi, optimisme tetap ada. Zwaan mencatat bahwa meskipun perkembangan teknologi mungkin memakan waktu, seperti halnya dengan minyak, hidrogen putih dapat mengikuti jalan yang sama.
Sebagaimana industri energi berfokus pada pembaruan sumber daya energi yang lebih bersih dan berkelanjutan, eksplorasi awal pada cadangan hidrogen putih sudah dimulai di beberapa tempat, termasuk Prancis dan Balkan. Penelitian semacam ini dapat membantu geolog dalam mengidentifikasi lokasi potensial untuk sumber daya hidrogen putih dalam skala besar dan memiliki dampak langsung pada eksplorasi hidrogen geologis.
Di era yang dipenuhi tantangan perubahan iklim, penemuan cadangan bahan bakar bersih ini dapat menjadi langkah besar. Dengan langkah-langkah yang tepat, hidrogen putih tidak hanya dapat mendorong transisi energi yang lebih hijau, tetapi juga memberikan solusi yang berkelanjutan bagi kebutuhan energi global yang terus meningkat.