
Murat Yakin, pelatih tim nasional Swiss, baru-baru ini melakukan kunjungan ke Argentina untuk bertemu dengan Lucas Blondel, bek kanan Boca Juniors yang berpotensi dipanggil ke skuad Swiss. Pertemuan ini diadakan di kompleks olahraga klub Boca Juniors, dan menjadi langkah awal bagi Blondel untuk bisa bermain di level internasional.
Kehadiran Yakin di Argentina bukan tanpa alasan. Menurut laporan media Swiss, Yakin melakukan perjalanan tersebut setelah menyaksikan pertandingan Manchester City di UEFA Champions League 2024/25. Tujuannya adalah untuk meninjau fasilitas olahraga Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) serta melakukan pertemuan tatap muka dengan Blondel. “Dia pria yang sangat baik. Dia mewakili mentalitas Argentina. Ini bisa menjadi keuntungan bagi grup kami,” ungkap Yakin mengenai Blondel, seperti yang dikutip dari surat kabar Blick.
Berusia 28 tahun, Lucas Blondel memiliki kewarganegaraan Swiss melalui ayahnya, Jean-Yves Blondel, yang lahir di Rechy, Kanton Valais, dan merupakan mantan pemain tenis profesional dengan peringkat ATP yang pernah menembus jajaran 600 besar baik di tunggal maupun ganda pada tahun 1987. Meski demikian, perjalanan karier sepak bola Blondel penuh liku, terutama setelah mengalami cedera parah pada tahun lalu, yang mengakibatkan ia harus absen dari pertandingan resmi selama sembilan bulan akibat robekan ligamen cruciatum di lutut kanannya.
Sekembalinya ke lapangan, Blondel kini sudah kembali berlatih dan siap membantu timnya, meskipun dia tidak dapat bermain dalam pertandingan terakhir Boca Juniors melawan Huracán karena mengalami kelebihan beban otot. Di musim ini, Blondel telah tampil sebanyak 21 kali dan mencetak tiga gol, menunjukkan kontribusi positif bagi timnya setelah periode pemulihan yang panjang.
Keputusan Yakin untuk mencari pemain yang memiliki koneksi dengan kedua negara menunjukkan strategi yang cerdas. Ia berharap dapat memanggil Blondel dalam pertandingan FIFA mendatang di bulan Maret. Dengan latar belakang yang mendukung, Blondel diharapkan bisa berkontribusi bagi Swiss, baik dalam hal kemampuan teknik maupun kepribadiannya yang dianggap cocok dengan mentalitas tim.
Memahami lebih dalam mengenai kinerja Blondel bersama Boca Juniors, berikut adalah beberapa data penting:
- Usia: 28 tahun
- Posisi: Bek kanan
- Kewarganegaraan: Swiss (melalui ayah)
- Pertandingan di Boca Juniors: 21
- Gol yang dicetak: 3
- Cederanya: Robekan ligamen cruciatum, absen 9 bulan
- Kelanjutan pemulihan: Kini kembali aktif berlatih
Kunjungan Yakin tidak hanya menekankan perhatian terhadap Blondel, namun juga menunjukkan minat yang lebih luas terhadap Liga Argentina, di mana banyak bakat menjanjikan dapat ditemukan. Boca Juniors sendiri adalah klub yang kaya tradisi, dan keberadaan pemain-pemain berkualitas tinggi di tim mereka kerap menarik perhatian klub-klub Eropa.
Sebagai pemain yang sudah membuktikan diri di liga domestik dan memiliki potensi untuk bersinar di kompetisi internasional, langkah Yakin mendatangi Blondel bisa jadi pertanda baik bagi masa depan pemain tersebut. Dengan persaingan yang ketat di level tim nasional, Blondel kini memiliki kesempatan unik untuk membangun kariernya di Eropa sekaligus mengukir nama di kancah internasional bersama Swiss.