
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu program bantuan sosial yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga kurang mampu. Dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos), program ini dirancang untuk memberikan dukungan kepada kelompok rentan, termasuk ibu hamil, anak-anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas. Melalui program PKH, bantuan ini disalurkan dalam empat tahap sepanjang tahun, yaitu pada Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember.
Seiring dengan perkembangan teknologi, pendaftaran untuk bantuan PKH kini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi. Masyarakat yang ingin mendaftar untuk menjadi penerima PKH pada tahun 2025 dapat menggunakan Handphone (HP) mereka untuk mengajukan usulan secara praktis. Hal ini diharapkan akan mempermudah akses serta mempercepat proses pendaftaran bagi para calon penerima bantuan sosial.
Untuk dapat menerima bantuan PKH, terdapat sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Berikut adalah syarat-syarat yang diperlukan bagi calon penerima:
1. Merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan e-KTP.
2. Tercatat sebagai keluarga kurang mampu di wilayah domisili.
3. Tidak menjadi anggota ASN, TNI, atau POLRI.
4. Belum menerima bantuan lain seperti BLT UMKM, Kartu Prakerja, atau subsidi gaji.
5. Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola oleh Kemensos.
Untuk mendaftar bantuan PKH secara online, calon penerima dapat mengikuti langkah-langkah berikut melalui Aplikasi Cek Bansos:
1. Cari dan unduh Aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
2. Daftar akun baru dengan mengisi data seperti NIK, nomor Kartu Keluarga (KK), nama lengkap, alamat email, dan nomor HP.
3. Upload foto e-KTP serta swafoto yang diambil sambil memegang e-KTP.
4. Tunggu proses verifikasi yang dilakukan oleh Kemensos. Hasil verifikasi akan dikirimkan melalui aplikasi atau email.
5. Setelah akun aktif, login ke aplikasi, pilih menu “Daftar Usulan,” dan klik “Tambah Usulan.”
6. Pilih PKH sebagai jenis bantuan, lalu lengkapi data tambahan seperti kondisi ekonomi dan jumlah anggota keluarga.
7. Upload foto rumah dari tampak depan sebagai dokumen pendukung.
8. Data yang diajukan akan diperiksa oleh Dinas Sosial setempat. Jika data valid, pengajuan akan dilanjutkan untuk proses lebih lanjut.
Walaupun aplikasi menjadi opsi yang lebih praktis, masyarakat tetap dapat mengajukan usulan secara manual dengan datang langsung ke kantor kelurahan atau pemerintah desa setempat.
Jumlah bantuan PKH bervariasi tergantung kategori penerima, berikut adalah besaran bantuan yang dapat diterima:
1. Ibu hamil dan masa nifas: Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.
2. Balita (0-6 tahun): Rp 750.000 per tahap atau Rp 3.000.000 per tahun.
3. Anak sekolah dasar (SD): Rp 225.000 per tahap atau Rp 900.000 per tahun.
4. Anak sekolah menengah pertama (SMP): Rp 375.000 per tahap atau Rp 1.500.000 per tahun.
5. Anak sekolah menengah atas (SMA): Rp 500.000 per tahap atau Rp 2.000.000 per tahun.
6. Lansia (di atas 70 tahun): Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.
7. Penyandang disabilitas berat: Rp 600.000 per tahap atau Rp 2.400.000 per tahun.
Melalui kemudahan pendaftaran secara online ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang berhak mendapatkan bantuan PKH dapat terakomodasi. Program ini bukan hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga sebagai upaya untuk memberdayakan keluarga-keluarga kurang mampu demi peningkatan kualitas hidup yang lebih baik.