UPS baru-baru ini meluncurkan rute pengiriman udara yang tidak biasa, berfokus pada perdagangan terbalik dari Paris ke Hong Kong, untuk mendukung eksportir Prancis. Rute ini menawarkan layanan yang sangat dibutuhkan dalam memenuhi permintaan yang terus meningkat dari bisnis-bisnis di Prancis, khususnya yang bergerak di sektor makanan dan barang mewah.
UPS mengoperasikan pesawat kargo Boeing 747-8 sebanyak lima kali dalam seminggu dari Bandara Charles de Gaulle di Paris menuju Hong Kong. Hal ini merupakan langkah strategis yang diambil dalam menghadapi meningkatnya kebutuhan ekspor dari Perancis. Sejumlah klien utama layanan ini termasuk produsen anggur, makanan mudah busuk, barang-barang mewah, produk medis, dan komponen dirgantara.
Mengapa rute baru ini penting? Hong Kong memiliki pangsa pasar konsumen yang besar untuk barang-barang berkualitas tinggi seperti mode, makanan, dan minuman. Selain itu, terdapat sektor yang berkembang pesat dalam kontrak manufaktur untuk produk gigi dan farmasi. UPS mencatat bahwa konsep baru ini sejalan dengan kebutuhan bisnis Prancis untuk bersaing di pasar global yang semakin ketat.
Menurut data, Prancis adalah eksportir terbesar anggur dan produk makanan lainnya ke Hong Kong dan Asia, yang menyumbang lebih dari 20% dari total pasar ekspor negara tersebut. Pasar mode mewah di Hong Kong, setelah mengalami pemulihan dari pandemi, diperkirakan akan tumbuh sebesar 4,9% dalam lima tahun ke depan, mencapai penjualan sebesar $2,9 miliar pada tahun 2029, menurut analisis yang dilakukan oleh Euromonitor. Hong Kong juga memiliki pengeluaran per kapita tertinggi untuk barang-barang mewah di dunia.
“Dengan jalur penerbangan baru ini, kami dapat memberikan bisnis Prancis dari semua ukuran dan industri layanan cepat dan tepercaya yang mereka butuhkan untuk tumbuh dan tetap kompetitif. Preferensi pengiriman semakin berperan dalam keputusan pembelian konsumen. Berkat investasi kami, kami dapat menjadikan logistik sebagai keunggulan kompetitif, menawarkan pilihan, kenyamanan, dan kontrol yang tak tertandingi,” ujar Michiel van Veen, manajer untuk Benelux dan Prancis, dalam sebuah pernyataan.
Yang menarik, biasanya layanan penerbangan dijadwalkan dari Asia ke Eropa, terkadang dengan perjalanan pulang pergi dengan volume pemulangan yang lebih sedikit atau dengan pesawat yang ditempatkan ke tujuan lain sebelum kembali ke asal. Sebagai perbandingan, suatu perusahaan logistik Asia baru-baru ini menyewa pesawat kargo untuk mengirim barang-barang dari Cina ke Paris melalui Abu Dhabi.
Langkah terbaru UPS di Prancis juga mencakup pengenalan pengiriman tanpa biaya tambahan pada hari Sabtu dan penambahan 100 kendaraan Iveco eDaily ke armada pengiriman mereka. Selain itu, UPS juga mengumumkan pesanan untuk delapan pesawat kargo Boeing 767-300 sebagai bagian dari program pembaruan armada yang melibatkan penggantian pesawat MD-11 yang sudah uzur.
Saat ini, UPS mengoperasikan 82 pesawat kargo Boeing 767-300 dan memiliki 25 pesawat dalam pesanan, menurut laporan keuangan yang diumumkan pada 30 Januari. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen UPS untuk terus memperkuat posisinya di pasar global, tugas yang semakin penting di tengah persaingan ketat dalam industri pengiriman dan logistik. Keberadaan rute baru ini tidak hanya menyediakan akses yang lebih baik bagi para eksportir Prancis, tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi kawasan tersebut dan meningkatkan hubungan perdagangan antara Prancis dan Hong Kong.