
Dalam sebuah diskusi menarik yang diadakan pada 19 November 2024, Michael Saylor, pendiri dan Ketua Eksekutif MicroStrategy yang kini dikenal sebagai Strategy, berbicara tentang potensi masa depan perusahaan terkait dengan nilai Bitcoin yang diperkirakan bisa mencapai $13 juta. Dalam podcast bersama Patrick Bet-David, Saylor memberikan pandangan optimis mengenai masa depan MicroStrategy dan bagaimana perusahaan itu dapat melambung menjadi raksasa dengan kapitalisasi pasar mencapai $10 triliun.
Dalam perhitungan yang diungkapkan oleh Bet-David, ia menyoroti bahwa saat ini kapitalisasi pasar MicroStrategy berada di sekitar $73 miliar. Ia mengasumsikan bahwa jika adopsi Bitcoin saat ini, yang terbilang hanya 0.1%, meningkat menjadi 7%, maka hal itu bisa memicu lonjakan nilai perusahaan yang luar biasa. “Jika Bitcoin saat ini dihargai $90,000 dan melesat menjadi $13 juta, Anda memperkirakan MicroStrategy bisa mengalaminya dengan penggandaan sebesar 144 kali dalam waktu 21 tahun,” ungkap Bet-David.
Saylor dengan tegas menyetujui perhitungan tersebut. Ia mengatakan, “Dengan matematika itu, ya, Bitcoin pergi dari $90,000 ke $13 juta. Jadi kalikan 13 juta dibagi 90,000, dan itu akan menghasilkan angka yang besar.” Hasil perhitungan tersebut memperlihatkan bahwa jika Bitcoin mencapai nilai $13 juta, maka kapitalisasi pasar MicroStrategy dapat mencapai sekitar $10.5 triliun, menandakan potensi pertumbuhan yang sangat signifikan.
Saat ini, kapitalisasi pasar MicroStrategy telah mencapai $85.23 miliar, dengan harga Bitcoin yang saat ini berada di $97,500. Berlandaskan rasio saat ini, jika Bitcoin berhasil mencapai target $13 juta, kapitalisasi pasar MicroStrategy bisa tumbuh lebih jauh, bahkan diproyeksikan mencapai sekitar $11.36 triliun. Hal ini menunjukkan potensi luar biasa yang dimiliki perusahaan ini berkat akumulasi Bitcoin yang terus dilakukan.
MicroStrategy telah secara konsisten meningkatkan kepemilikannya terhadap Bitcoin dan kini dikenal sebagai pemegang aset cryptocurrency terbesar di kalangan perusahaan. Hingga 2 Februari, MicroStrategy tercatat memiliki 471,107 BTC dengan nilai total sekitar $46 miliar. Pada kuartal keempat 2024 saja, perusahaan ini melakukan pembelian 218,887 BTC senilai $20.5 miliar, yang merupakan akuisisi kuartalan terbesar yang pernah mereka lakukan. Meski dengan akumulasi agresif ini, perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar $670.8 juta pada kuartal tersebut, sebagian besar disebabkan oleh biaya penurunan nilai Bitcoin.
Namun, ada secercah harapan di depan. Peraturan akuntansi baru yang akan berlaku pada kuartal pertama 2025 memungkinkan perusahaan untuk mengukur kepemilikan Bitcoin dengan nilai wajar, yang dapat menghapuskan penulisan kembali biaya yang menyebabkan kerugian tersebut dalam laporan pendapatan di masa depan.
Di sisi lain, dukungan institusional terhadap strategi Bitcoin yang diterapkan oleh MicroStrategy juga menunjukkan tren positif. Susquehanna International Group, salah satu investor institusi besar, baru-baru ini meningkatkan kepemilikannya di MicroStrategy dari 8.4 juta menjadi 11.6 juta saham, yang menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap arah yang diambil oleh perusahaan ini. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset berbasis Bitcoin, apalagi saat mereka juga mengurangi kepemilikan mereka di perusahaan lain.
Dengan semua data dan prediksi yang ada, Michael Saylor dan MicroStrategy terus berkomitmen untuk memimpin dalam akumulasi Bitcoin, menyediakan dasar yang kuat bagi perusahaan untuk tumbuh dan beradaptasi di tengah fluktuasi pasar cryptocurrency yang dinamis. Mengingat potensi pertumbuhan yang luar biasa ini, serta validitas perhitungan yang ada, banyak pengamat pasar yang menantikan bagaimana perjalanan MicroStrategy dan nilai Bitcoin di masa depan.