Setelah periode transfer musim dingin yang cukup aktif, Manchester City tampaknya sudah bersiap untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis pada bursa transfer musim panas mendatang. Di tengah kemungkinan perubahan skuat yang signifikan, Adam Wharton, gelandang muda berbakat dari Crystal Palace, telah muncul sebagai salah satu nama yang menarik perhatian klub asal Manchester ini.
Musim ini, performa Pep Guardiola beserta anak asuhnya tergolong mengecewakan, mengharuskan klub melakukan perombakan besar terhadap skuat. Beberapa pemain kunci dari tim yang berhasil meraih trofi treble musim lalu dilaporkan dalam daftar jual, termasuk Jack Grealish yang rumornya akan merapat ke tim lain seperti West Ham. Dalam skenario ini, kedatangan Wharton diharapkan dapat menambah kekuatan tim.
Adam Wharton mencuri perhatian setelah penampilannya yang memukau di Crystal Palace. Sejak bergabung dari Blackburn, Wharton berhasil menempatkan dirinya sebagai pemain penting di lini tengah dan mendapatkan kesempatan untuk membela tim nasional Inggris. Namun, perjalanan karirnya terhambat oleh cedera yang membuatnya harus absen cukup lama. Meskipun demikian, mantan kepala pemandu bakat Manchester United dan Blackburn, Mick Brown, berpendapat bahwa scouts dari klub-klub besar, termasuk Man City, akan terus memantau perkembangannya pasca cedera.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa wharton menjadi perhatian:
-
Potensi Besar: Di usia 21 tahun, Wharton adalah talenta muda yang memiliki banyak ruang untuk berkembang. Kemampuannya sebagai gelandang serba bisa menjadikannya pilihan menarik bagi Guardiola, yang dikenal sangat peduli dengan penguasaan bola dan peran vital gelandang di timnya.
-
Performa Sebelum Cedera: Performanya yang solid sebelum mengalami cedera menjadi bukti bahwa dia mampu berkontribusi secara signifikan di lapangan. Brown menegaskan bahwa meskipun harus memulai lagi, Wharton memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya sebelum akhir musim ini.
-
Kesempatan Bermain: Waktu yang tepat bagi Wharton untuk kembali ke lapangan adalah menjelang akhir musim. Hal ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuannya kembali dan jugamembuatnya semakin dilirik oleh klub besar.
-
Perbandingan dengan Rodri: Dalam konteks Manchester City, Wharton diyakini bisa menjadi pengganti jangka panjang Rodri di lini tengah. Kemampuannya untuk memainkan peran yang lebih ofensif atau defensif membuatnya fleksibel dan diinginkan oleh pelatih yang kadang mengalami kesulitan dalam menemukan formasi ideal.
- Minat dari Klub-Klub Besar: Selain Manchester City, Tottenham Hotspur dan tim-tim besar lainnya juga dilaporkan sedang memantau situasi Wharton. Hal ini mengindikasikan bahwa dia sedang dalam radar klub-klub elite, dan jika berhasil kembali ke performa terbaiknya, minat tersebut kemungkinan akan meningkat.
Sebagai tambahan, Brown percaya bahwa performa Wharton setelah pulih dari cedera akan sangat menentukan masa depannya di Crystal Palace dan potensi kepindahannya ke Manchester City. “Scouts akan mengawasi dia untuk melihat bagaimana dia bereaksi setelah kembali dari cedera,” ujar Brown kepada Football Insider. "Namun, minat ini berdasarkan apa yang telah dia tunjukkan musim lalu."
Manchester City, yang selalu mencari pemain muda berbakat untuk membangun tim masa depan, mungkin akan menjadikan Wharton sebagai prioritas utama di bursa transfer mendatang, terutama jika dia dapat kembali ke performa terbaiknya dan mengatasi kecemasan yang ditimbulkan oleh cedera. Perkembangan selanjutnya akan dinantikan oleh para penggemar dan pemandu bakat di seluruh dunia, karena potensi Wharton dapat memberikan dampak signifikan bagi klub yang berani mengamankan jasanya.