
Goldman Sachs, salah satu bank investasi terbesar di dunia, baru-baru ini mengumumkan peningkatan signifikan dalam kepemilikan Bitcoin ETF-nya menurut laporan terbaru yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Dalam pengajuan 13F yang tertanggal 12 Februari dan mencakup kuartal keempat tahun 2024, Goldman Sachs mengungkapkan bahwa mereka kini memiliki $1,27 miliar dalam iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT), yang terdiri dari 24.077.861 saham. Ini menunjukkan peningkatan sebesar 88% dibandingkan dengan pengajuan sebelumnya yang mencakup periode Juli hingga September 2024.
Tidak hanya itu, Goldman Sachs juga mengungkapkan memiliki investasi sebesar $288 juta di Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC), yang terdiri dari 3.530.486 saham. Ini mencerminkan peningkatan sebesar 105% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Kedua ETF ini memberikan paparan kepada investor institusi untuk Bitcoin tanpa harus langsung memiliki cryptocurrency tersebut, menawarkan solusi regulasi yang semakin menarik bagi kalangan investor.
Pergerakan pencarian dalam Bitcoin ETF tidak hanya terhenti di Goldman Sachs. ETF yang terdaftar di AS yang menawarkan Bitcoin telah mengumpulkan dana mencapai $4,4 miliar dalam periode antara 13 Januari hingga 5 Februari, meningkat 175% dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai $1,6 miliar dalam tiga minggu pertama sejak diluncurkan pada Januari 2024. Minat terhadap Bitcoin ETF tetap kuat meski adanya kekhawatiran tarif yang mungkin akan mempengaruhi pasar.
Kenaikan investasi ini juga bertepatan dengan serangkaian pengumuman kebijakan dari pemerintahan Trump yang telah memicu minat kembali terhadap cryptocurrency. Dukungan pemerintahan Trump terhadap aset digital lebih lanjut memperkuat kedudukan Bitcoin sebagai pelindung terhadap inflasi. Mengingat ini, kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden Trump untuk semua impor baja dan aluminium dapat memicu penurunan di pasar cryptocurrency, meskipun Bitcoin sering disebut sebagai pelindung nilai terhadap inflasi yang cenderung meningkat.
Melihat pada situasi saat ini, berikut adalah beberapa pertimbangan bagi para investor yang tertarik untuk berinvestasi di Bitcoin ETF:
- Peluang Investasi yang Dapat Diakses: Bitcoin ETF memungkinkan investor untuk mendapatkan paparan terhadap cryptocurrency tanpa harus langsung berinvestasi di Bitcoin itu sendiri.
- Regulasi yang Semakin Menguat: Dengan adanya pengurangan ukuran unit penegakan hukum cryptocurrency oleh SEC, terdapat kemungkinan bahwa lingkungan regulasi untuk aset digital akan semakin mendukung pertumbuhan.
- Meningkatnya Minat Pasar: Kenaikan investasi di Bitcoin ETF menunjukkan adanya minat kuat dari institusi besar, yang bisa menjadi sinyal positif bagi investor individu.
- Potensi Pertahanan Inflasi: Bitcoin dianggap sebagai pelindung terhadap inflasi, lebih-lebih pada saat ketidakpastian seperti yang disebabkan oleh kebijakan tarif pemerintah saat ini.
- Volatilitas Tinggi: Sementara ada peluang yang menarik, perlu diingat bahwa pasar cryptocurrency sangat volatil. Investor harus siap menghadapi fluktuasi harga yang tajam.
Di tengah kondisi pasar yang tidak menentu, perlu dicatat bahwa ada berbagai alat yang dirancang untuk menjadikan aset berisiko tinggi seperti Bitcoin lebih menarik bagi investor yang cenderung menghindari risiko. Perusahaan seperti Calamos telah meluncurkan berbagai ETF buffer Bitcoin yang memberikan perlindungan pada sisi bawah sambil tetap memungkinkan potensi keuntungan. Dengan demikian, meski Bitcoin tetap menjadi aset yang sangat spekulatif, inovasi dalam produk investasi dapat membantu mitigasi risiko bagi mereka yang ingin terjun ke dunia cryptocurrency.
Kondisi pasar yang bergejolak dan kebijakan pemerintah yang terus berubah membuat para investor semakin penasaran mengenai keputusan untuk berinvestasi di Bitcoin atau Bitcoin ETF. Dalam situasi ini, penting untuk melakukan riset mendalam dan mempertimbangkan semua faktor sebelum membuat keputusan investasi yang signifikan.