
Asteroid bernama 2024 YR4 menjadi perhatian internasional setelah astronom memperkirakan kemungkinan dampaknya terhadap Bumi pada 22 Desember 2032. Meskipun peluang untuk bertabrakan dianggap sangat kecil, yaitu sekitar 2%, badan antariksa seperti NASA dan European Space Agency (ESA) tetap menganggapnya serius. Richard Moissl, kepala kantor pertahanan planet ESA, menekankan pentingnya publik tetap tenang dan informasi akurat mengenai ancaman ini.
Asteroid 2024 YR4 melintasi orbit Bumi setiap empat tahun sekali. Ia baru saja melintas pada Desember 2024, dengan periode berikutnya pada Desember 2028. Namun, perhatian utama tertuju pada 2032, ketika asteroid akan melintas pada waktu dekat saat Bumi berada di jalurnya. Menurut Moissl, ada periode ketidakpastian yang mencakup sistem Bumi-Bulan, menyebabkan kebingungan mengenai kemungkinan tabrakan.
Berikut adalah beberapa fakta kunci mengenai asteroid ini:
Waktu Perlintasan: Asteroid 2024 YR4 diperkirakan akan melintas dekat Bumi pada 22 Desember 2032, tepat pada tengah hari waktu universal.
Kemungkinan Tabrakan: Probabilitas asteroid ini mengimpact Bumi adalah sekitar 2%. Meskipun risikonya dianggap sangat kecil, penting untuk terus memantau perkembangannya.
Pengelolaan Risiko: Pada saat ini, asteroid tersebut sedang dipantau secara berkelanjutan menggunakan teleskop yang semakin besar. Pengukuran harian dihentikan sementara waktu ketika bulan purnama memperburuk visibilitas. Kegiatan pemantauan akan dilanjutkan untuk mengurangi ketidakpastian mengenai jalurnya.
Observasi Jelang April: Di bulan April, teleskop James Webb akan mulai mengambil pengukuran untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai asteroid. Dua pengamatan, satu pada bulan Maret dan satu lagi di bulan Mei, diharapkan dapat membantu menentukan bahwa asteroid tidak akan menghantam Bumi.
Sejarah Tabrakan Asteroid: Dalam sejarah, terdapat peristiwa serupa di mana asteroid menimbulkan kerusakan signifikan. Salah satunya adalah ledakan yang terjadi di Siberia pada tahun 1908 yang menghancurkan sekitar 2.000 kilometer persegi hutan akibat ledakan di atmosfer, yang diperkirakan dihasilkan oleh benda seukuran 50 meter.
Ukuran dan Potensi Kerusakan: Ukuran asteroid ini diperkirakan antara 40 hingga 90 meter. Ukuran berpengaruh besar terhadap potensi kerusakan; meski pada ukuran minimal dapat merusak kota menengah, pada sisi maksimal dapat merusak area metropolitan besar.
Kenapa Probabilitas Naik?: Kenaikan probabilitas dari 1% ke 2% disebabkan oleh penyempitan area ketidakpastian, bukan karena asteroid menjadi lebih berbahaya. Dengan penambahannya, ukuran area ketidakpastian telah menipis menjadi setengah dari yang sebelumnya, meningkatkan proporsi Bumi dalam wilayah tersebut.
- Skala Torin: Asteroid ini telah diberikan peringkat 3 dari 10 di Skala Bahaya Tabrakan Torino, status yang jarang diberikan dan kali pertama dalam sejarah terhadap objek asteroid.
Moissl menegaskan, masyarakat tidak perlu panik dan lembaga-lembaga harus bersatu untuk menghadapi tantangan ini. Meskipun situasi ini memberikan ruang untuk kekhawatiran, dengan probabilitas 98% tidak ada dampak yang diharapkan berarti bahwa saat ini tidak ada alasan untuk kekhawatiran berlebihan.
Ke depan, kolaborasi internasional dalam pemantauan dan persiapan terhadap kemungkinan ancaman ini akan sangat penting. Berita mengenai asteroid 2024 YR4 membuka diskusi yang lebih luas tentang bagaimana umat manusia dapat bersatu dalam menghadapi ancaman yang datang dari luar angkasa.