
Bagi para peserta yang telah lolos seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024, saat ini menjadi waktu yang tepat untuk memeriksa progres pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) CPNS dan Nomor Induk (NI) PPPK. Proses pengusulan ini penting untuk memastikan bahwa peserta dapat segera resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pengusulan NIP dibuka dari tanggal 22 Februari hingga 23 Maret 2025. Sementara itu, pengusulan NI PPPK berlangsung dari 1 Februari hingga 28 Februari 2025. NIP dan NI bukan hanya sekadar nomor identitas, melainkan sangat penting untuk keberlanjutan karier sebagai ASN. Dengan mengetahui status pengusulan, para peserta dapat mempersiapkan langkah selanjutnya dengan lebih baik.
Untuk mempermudah peserta dalam mengecek progres pengusulan ini, Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyediakan platform MOLA BKN yang dapat diakses secara online. Berikut adalah langkah-langkah untuk mengecek status pengusulan NIP CPNS dan NI PPPK melalui MOLA BKN:
- Kunjungi website resmi BKN di monitoring-siasn.bkn.go.id.
- Di halaman utama, cari bagian “Cek Layanan” untuk mengakses informasi administrasi kepegawaian.
- Pilih kategori layanan “Penetapan NIP/NI PPPK”.
- Masukkan nomor peserta seleksi dengan benar.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Tekan tombol untuk memulai pengecekan.
- Hasil status layanan akan dikirimkan melalui email yang didaftarkan, sehingga sangat penting untuk memastikan email tersebut aktif dan sering dicek.
Peserta juga perlu memperhatikan bahwa jika data tidak muncul setelah mengikuti langkah-langkah di atas, mungkin ada kesalahan input atau usulan dari instansi belum diproses sepenuhnya. Oleh karena itu, kesabaran merupakan kunci saat menunggu hasil pengusulan.
Selanjutnya, memahami alur penetapan NIP CPNS dan NI PPPK juga sangat penting. Berikut adalah alur lengkap prosesnya:
- Peserta yang lolos seleksi wajib mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) melalui portal SSCASN dengan data yang lengkap dan akurat.
- Setelah pengisian, instansi terkait akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diunggah.
- Jika semua dokumen valid, instansi akan mengusulkan NIP CPNS atau NI PPPK ke Badan Kepegawaian Negara (BKN).
- BKN kemudian akan memverifikasi berkas yang diterima dan memberikan status:
- MS (Memenuhi Syarat): Dokumen lengkap dan akurat.
- TMS (Tidak Memenuhi Syarat): Dokumen tidak valid atau terdapat kesalahan.
- BTS (Belum Lengkap/Tidak Sesuai): Dokumen belum lengkap dan memerlukan perbaikan.
Jika berstatus BTS, instansi akan menghubungi peserta untuk memperbaiki kesalahan dalam dokumen. Untuk berstatus TMS, dokumen tidak dapat diproses lebih lanjut. Sebaliknya, jika berstatus MS, proses akan dilanjutkan dengan penerbitan Pertimbangan Teknis (Pertek).
Setelah BKN mengeluarkan Pertek, instansi akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan CPNS atau PPPK. SK ini menjadi bukti resmi bahwa peserta telah sah menjadi ASN. Proses ini menjadi sangat krusial bagi setiap individu yang ingin berkarir di sektor publik.
Dengan mengikuti langkah-langkah yang ditentukan serta memahami alur yang ada, peserta dapat lebih siap dan terinformasi mengenai perjalanan mereka menjadi ASN. Proses ini tentunya memerlukan partisipasi aktif dari setiap calon pegawai untuk memastikan semua dokumen dan prosedur telah dipenuhi dengan baik.