Olahraga

Cardiff Pastikan Tim Tidak Bisa Beri Kekuatan Penuh di Villa

Manager Cardiff City, Omer Riza, mengungkapkan bahwa timnya tidak mungkin tampil dengan kekuatan penuhnya saat melawan Aston Villa dalam pertandingan FA Cup yang dijadwalkan pada hari Jumat. Hal ini disebabkan oleh situasi sulit yang dihadapi Cardiff dalam upaya mereka untuk menjauh dari jurang degradasi di Championship, di mana mereka hanya terpaut enam poin dari zona merah dengan 12 laga liga tersisa.

Cardiff City, yang berhasil mencapai babak kelima FA Cup untuk pertama kalinya dalam 11 tahun, akan menghadapi tantangan berat setelah pertandingan melawan Villa, di mana mereka dijadwalkan bertanding melawan tim kuat seperti Burnley di peringkat ketiga dan Sunderland di peringkat keempat. Riza menekankan bahwa saat ini fokus utama timnya adalah bertahan di Championship, dan dengan alasan itu, ia merasa tidak dapat menurunkan kekuatan penuhnya.

“Ini adalah FA Cup, babak kelima, dan saya ingin menurunkan tim terkuat agar bisa memberikan penampilan terbaik. Namun, kami memiliki banyak pertandingan yang jauh lebih penting untuk dihadapi, yang berhubungan dengan kelangsungan hidup kami di Championship,” ungkap Riza. Ia menambahkan bahwa jika posisi timnya lebih aman, seperti di posisi ke-12, ia tidak akan ragu untuk menurunkan komposisi terbaiknya.

Riza mencatat bahwa meskipun dia merasa terbebani dengan situasi ini, fans Cardiff tetap memberikan dukungan yang luar biasa. “Jika bukan karena fans, saya mungkin lebih memilih kami tersingkir di babak awal,” kata Riza. Ia mengakui bahwa keberhasilan tim dalam mencapai babak kelima merupakan momen yang menggembirakan bagi para penggemar, dengan sekitar 6.000 suporter yang akan hadir di Villa Park.

“Saya ingin menang dan melanjutkan perjalanan kami ke final, tetapi apakah kami benar-benar bisa melakukannya? Saya merasa kadang-kadang akan lebih baik jika kami tersingkir di babak ketiga, tapi melihat betapa bahagianya para fans, saya menyadari bahwa kami telah memberikan kebahagiaan untuk mereka,” tambah Riza.

Di sisi lain, Aston Villa datang dalam kondisi kurang optimal setelah kalah 4-1 dari Crystal Palace. Meskipun demikian, Villa diharapkan akan melakukan beberapa rotasi skuad menjelang pertandingan Liga Champions melawan Club Brugge. Kondisi ini bisa menjadi peluang bagi Cardiff, meskipun Riza mengingatkan bahwa merekrut skuat yang penuh dengan pemain internasional memiliki tantangan tersendiri.

“Meski menurunkan tim dengan kekuatan penuh mungkin tidak mungkin, saya percaya tidak ada yang mustahil dalam sepak bola,” kata Riza. Ia menambahkan, “Mereka tetap akan memiliki skuad yang penuh dengan pemain berkualitas di lapangan, itulah kedalaman yang mereka miliki. Kami harus mengelola permainan dengan baik, bertahan dengan kokoh, dan menggunakan bola dengan bijaksana.”

Situasi ini menyoroti ketegangan antara kompetisi domestik dan piala, di mana tim harus menjalin keseimbangan antara keinginan untuk memenangkan trofi dan harapan untuk bertahan di liga. Dengan semakin mendekatnya beberapa pertandingan krusial di liga, langkah yang diambil Riza dalam melatih timnya akan diuji secara maksimal.

Ketika Cardiff bertandang ke Villa Park, akan menarik untuk melihat bagaimana strategi Riza diterapkan dan seberapa baik timnya dapat bertahan tanpa kekuatan penuh. Pertandingan ini tidak hanya penting bagi kedua tim dari segi piala, tetapi juga memberikan gambaran tentang tantangan yang dihadapi Cardiff dalam mempertahankan ambisi mereka di Championship.

Hendrawan adalah penulis di situs spadanews.id. Spada News adalah portal berita yang menghadirkan berbagai informasi terbaru lintas kategori dengan gaya penyajian yang sederhana, akurat, cepat, dan terpercaya.

Berita Terkait

Back to top button