
CFOTO / Getty Images
Dengan CEO Apple, Tim Cook, yang menjanjikan peluncuran produk baru pada Rabu mendatang, para analis memperkirakan bahwa model iPhone SE4, yang merupakan versi iPhone dengan harga lebih terjangkau, akan segera hadir di pasaran. Meskipun Cook tidak menjelaskan detail spesifik mengenai produk apa yang akan diluncurkan, banyak yang percaya bahwa ini adalah bagian dari strategi Apple untuk mencapai pangsa pasar yang lebih besar.
Dalam sebuah laporan yang dirilis pada Selasa, Morgan Stanley memprediksi bahwa iPhone SE4 akan dibanderol mulai dari 499 dolar AS. Perangkat ini diharapkan dilengkapi dengan fitur Apple Intelligence, yang telah diidentifikasi oleh Cook sebagai pendorong utama kenaikan jumlah upgrade iPhone yang belum pernah terjadi sebelumnya. Hal ini menunjukkan bagaimana Apple berusaha untuk memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menarik lebih banyak konsumen, terutama di segmen pasar yang lebih sensitif terhadap harga.
Para analis menunjukkan optimisme terhadap saham Apple menjelang peluncuran produk baru ini. Morgan Stanley mempertahankan penilaian “overweight” terhadap saham Apple dengan target harga 275 dolar AS. Menurut data dari Visible Alpha, dari 16 analis yang memantau saham Apple, sembilan di antaranya memberikan rekomendasi “buy” atau setara, sementara lima memberikan rekomendasi “hold,” dan dua lainnya merekomendasikan untuk menjual. Target harga konsensus mereka berada pada kisaran 253 dolar AS, yang menunjukkan premium sekitar 4% dibandingkan penutupan perdagangan pada hari Jumat, yang tercatat di angka 244,60 dolar AS.
Penting untuk dicatat bahwa peluncuran produk ini terjadi di tengah kerja sama antara Apple dan Alibaba, raksasa e-commerce yang berbasis di China. Joe Tsai, Ketua Alibaba, mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut sedang bermitra dengan Apple untuk menghadirkan fitur kecerdasan buatan di iPhone yang akan dijual di China. Laporan dari CNBC dan beberapa media lainnya menyebutkan bahwa Apple telah mengajukan fitur AI yang dikembangkan bersama Alibaba kepada regulator China untuk mendapatkan persetujuan, yang diperkirakan akan memakan waktu beberapa bulan.
Perkembangan ini memicu spekulasi di kalangan investor dan analis mengenai potensi pertumbuhan penjualan Apple di pasar China yang sangat besar. Mengingat permintaan yang terus meningkat untuk produk Apple dan strategi agresif mereka dalam inovasi, banyak yang percaya bahwa peluncuran iPhone SE4 dan kemampuan baru yang ditawarkan akan memicu lonjakan lebih lanjut dalam penjualan dan, pada gilirannya, memperkuat nilai saham perusahaan.
Dalam perspektif yang lebih luas, saham Apple telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan pertumbuhan sekitar sepertiga dari nilai mereka dalam 12 bulan terakhir. Dengan peluncuran produk baru yang potensial, banyak yang berharap bahwa ini tidak hanya akan menguntungkan Apple dalam jangka pendek, tetapi juga memperkuat posisi mereka di pasar jangka panjang.
Dalam kesimpulannya, peluncuran iPhone SE4 yang akan dilakukan dalam waktu dekat diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi Apple, baik dalam hal inovasi produk maupun dalam meningkatkan nilai saham. Dengan dukungan dari analis yang optimis dan kolaborasi strategis dengan Alibaba, Apple tampaknya berada dalam posisi yang kuat untuk menghadapi tantangan dan peluang yang ada. Mengingat dinamika yang terus berubah di industri teknologi dan permintaan konsumen yang tergolong kritis, peluncuran ini bisa jadi titik balik penting bagi masa depan perusahaan.