Iklan merupakan salah satu elemen yang tidak terpisahkan dari dunia pemasaran dan komunikasi. Kehadirannya tidak hanya dirasakan oleh para pelaku bisnis, tetapi juga oleh konsumen secara umum. Iklan secara efektif dapat menarik perhatian, membujuk, dan menginformasikan masyarakat mengenai produk atau jasa tertentu. Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian iklan, tujuan iklan, serta ciri-ciri iklan menurut para ahli.
Pengertian Iklan
Iklan dapat dipahami sebagai bentuk komunikasi yang memiliki maksud untuk mempengaruhi orang lain agar tertarik untuk membeli atau menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), iklan adalah berita pesanan yang ditujukan kepada publik agar tertarik pada barang dan jasa yang ditawarkan. Iklan dapat disampaikan melalui berbagai media, baik itu media massa seperti koran, majalah, radio, televisi, maupun media digital seperti internet dan media sosial.
Beberapa ahli memberikan pengertian yang bervariasi mengenai iklan. Philip Kotler, seorang pakar pemasaran terkemuka, mendefinisikan iklan sebagai semua bentuk periklanan yang dilakukan secara nonpersonal oleh sponsor tertentu dan memerlukan pembayaran. Sedangkan menurut Rangkuti, iklan dianggap sebagai bentuk komunikasi non individu yang juga dibiayai, serta disampaikan melalui berbagai media oleh lembaga nirlaba, perusahaan, atau individu.
Dari pengertian tersebut, jelas bahwa iklan tidak hanya bertujuan untuk memberikan informasi, tetapi juga sebagai alat untuk membujuk dan menarik perhatian konsumen terhadap produk atau jasa tertentu.
Tujuan Iklan
Iklan dirancang dengan berbagai tujuan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemasaran perusahaan. Berikut adalah delapan tujuan utama dari iklan:
1. Memasarkan Sebuah Produk atau Jasa
Tujuan paling umum dari iklan adalah untuk memasarkan produk atau jasa. Dengan iklan, perusahaan berusaha untuk memperkenalkan produk kepada konsumen dan membangun citra yang positif terhadapnya. Sebuah iklan yang menarik dapat menciptakan minat dan mendorong konsumen untuk mencoba produk tersebut.
2. Memberikan Informasi
Iklan juga berfungsi sebagai media untuk memberikan informasi mengenai produk atau jasa yang ditawarkan. Informasi ini tidak hanya mencakup fitur produk, tetapi juga ketersediaannya di pasaran, harga, dan lokasi penjualan. Tujuan ini sangat penting untuk menciptakan kesadaran produk di kalangan konsumen.
3. Membujuk Konsumen
Iklan memiliki tujuan untuk membujuk konsumen agar memilih merek tertentu. Dengan pesan yang tepat, iklan berusaha meyakinkan konsumen bahwa produk yang diiklankan merupakan pilihan terbaik. Hal ini dilakukan dengan cara menunjukkan keunggulan dan manfaat produk tersebut.
4. Mengingatkan Konsumen
Salah satu tujuan iklan adalah untuk mengingatkan konsumen tentang produk atau jasa tertentu. Dengan pengulangan pesan iklan, perusahaan berharap konsumen tetap memiliki ingatan positif dan cenderung membeli produk tersebut ketika mereka membutuhkannya.
5. Membangun Kesadaran
Membangun kesadaran merek adalah salah satu tujuan strategis dalam periklanan. Iklan yang baik dapat membantu meningkatkan pengetahuan konsumen tentang sebuah merek baru saat memasuki pasar. Kesadaran merek yang tinggi akan meningkatkan kemungkinan pembelian di masa depan.
6. Mengubah Keyakinan Mengenai Produk dan Merek
Iklan juga bertujuan untuk mengubah persepsi konsumen terhadap suatu produk atau merek. Ini dapat dilakukan dengan menyampaikan informasi yang memposisikan produk sebagai solusi terbaik di antara produk pesaing.
7. Menghasilkan Penjualan Langsung
Beberapa iklan dirancang khusus untuk menghasilkan penjualan langsung. Iklan yang disertai dengan insentif atau promosi akan mendorong konsumen untuk melakukan pembelian segera. Contohnya adalah iklan di platform e-commerce yang menawarkan diskon atau penawaran terbatas.
8. Membangun Citra Perusahaan
Tidak hanya untuk produk, iklan juga berperan dalam membangun citra perusahaan di mata masyarakat. Dengan konsistensi dalam pesan yang disampaikan, perusahaan dapat menanamkan nilai-nilai dan identitas yang diinginkan kepada konsumen.
Ciri-ciri Iklan
Setiap iklan memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dari bentuk komunikasi lain. Berikut adalah beberapa ciri-ciri iklan yang umum ditemukan:
1. Menggunakan Kata Singkat
Iklan biasanya menggunakan kalimat dan kata-kata yang singkat dan padat. Ini penting untuk memastikan bahwa pesan dapat diterima dan diingat oleh konsumen dengan mudah. Pemilihan diksi yang tepat menjadi kunci dalam menarik perhatian pembaca.
2. Pemilihan Diksi Bersifat Sugesti
Dalam pembuatan iklan, pemilihan kata yang memiliki daya sugesti sangat penting. Kata-kata yang digunakan dalam iklan biasanya bersifat persuasif dan mengajak, baik secara langsung maupun tidak langsung.
3. Bersifat Informatif
Setiap iklan harus menyampaikan informasi yang jelas mengenai produk atau jasa yang ditawarkan. Iklan yang baik akan mencakup detail produk, manfaa,t dan alasan mengapa konsumen perlu memilih produk tersebut.
4. Tertarget
Iklan dibuat dengan mempertimbangkan target sasaran yang spesifik. Misalnya, iklan untuk produk anak-anak akan disesuaikan dengan minat dan kebutuhan anak-anak, sedangkan iklan untuk produk dewasa akan menargetkan audiens yang lebih matang.
Melalui pemahaman mengenai tujuan dan ciri-ciri iklan ini, pelaku bisnis dapat lebih efektif dalam merancang kampanye pemasaran mereka. Iklan bukan hanya sekadar alat untuk menjual, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun komunikasi yang tepat dengan konsumen. Desain dan eksekusi yang matang dapat membuka jalan untuk kesuksesan bisnis di pasar yang kompetitif.